Bangun Ekonomi Desa, BRMP Papua Latih Petani Nengke II Budidaya Kopi Robusta
Sentani, 27 Maret 2026 - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua bersama dengan Yayasan Wahana Sarmi Sejahtera (YWSS) melaksanakan kegiatan penguatan kapasitas kelompok tani melalui pelatihan budidaya kopi robusta bagi petani Kampung Nengke II, Distrik Pantai Timur Bagian Barat, Kabupaten Sarmi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi desa melalui pertanian berkelanjutan.
Pelatihan diawali dengan pembukaan dan penyampaian materi pada hari pertama dan direncanakan akan dilakukan kegiatan lapangan pada 28 Maret 2026. Pelatihan diikuti oleh 18 petani, termasuk masyarakat adat dan perempuan yang aktif dalam kegiatan pertanian.
Ketua YWSS, Ahmadi, dalam pengantarnya menyampaikan apresiasi atas dukungan BRMP Papua dalam memfasilitasi kegiatan ini. Ia berharap kolaborasi antara petani Sarmi dan BRMP Papua dapat terus berlanjut. Ia juga menyampaikan bahwa di Kampung Nengke II telah tersedia lima unit sarana pengairan yang siap dimanfaatkan, serta adanya rencana pengembangan komoditas kopi di lahan yang telah disiapkan oleh masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala BRMP Papua, Dr. Aser Rouw, SP., M.Si, menekankan pentingnya pemahaman dasar mengenai komoditas kopi, khususnya jenis robusta yang sesuai untuk wilayah dataran rendah seperti di Kabupaten Sarmi. Ia menyampaikan bahwa kopi memiliki potensi ekonomi yang tinggi dan pasar yang menjanjikan, sehingga perlu dikelola dengan baik mulai dari budidaya hingga panen dan pascapanen.
Memasuki sesi materi, kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta terkait budidaya kopi. Selanjutnya, peserta menerima berbagai materi teknis dari tim BRMP Papua, meliputi pengenalan varietas kopi oleh Siti Nur Jannah, A.Md., A.K., teknik perbanyakan bibit kopi oleh Septi Wulandari, S.P., M.Sc., serta budidaya tanaman kopi yang mencakup persiapan lahan, tanaman penaung, dan jarak tanam oleh Edison Ayakeding, S.ST., M.Si.
Materi dilanjutkan dengan pemeliharaan tanaman, pemupukan, serta penanganan hama dan penyakit oleh Dr. Ir. Martina Sri Lestari, MP., serta panen dan pascapanen oleh Dr. Rohimah Handayani Sri Lestari, S.P., M.Sc. Selama kegiatan berlangsung, peserta juga aktif mengikuti sesi diskusi untuk memperdalam pemahaman dan berbagi pengalaman terkait praktik pertanian yang telah dilakukan.
Melalui kegiatan ini, BRMP Papua terus mendorong peningkatan kapasitas petani sebagai langkah nyata dalam mendukung pengembangan komoditas unggulan dan memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan.